PENANTIAN
Beribu bintang bercahaya
menghampiri hidupku
Namun enggan untuk aku melihatnya
Karena semua hanya datang dalam
gelapku
Dan tak akan pernah bertahan
dalam terangku
Cukup satu bintang yang ku
inginkan
Dia yang selalu bersinar terang
dalam dukaku
Dia Yang selalu menghiasi canda
tawaku
Dan dia yang tak akan pernah pergi walau datang beribu bintang yang lebih terang dihidupku
Dalam diam aku berpikir
Dalam diam aku merenung
Dalam diam hatiku bertanya
Kapan waktu
itu datang ???
Waktu yang selalu dinanti
Waktu yang selalu didambakan
Waktu yang selalu ditunggu-tunggu
Setiap insan manusia
Tuhan...
Aku rindu
Sungguh aku merindukannya
Bahkan sangat merindukannya
Sesosok pendamping ibadah dalam hidupku
Dia...
Yang hadir dengan sejuta
kekurangan dan kelebihan
Yang hadir Membawa janji sehidup
semati
Yang selalu meminjamkan
telinganya
Untuk mendengarkan keluh kesahku
Yang selalu meminjamkan
bahunya
Untuk menyandarkan semua bebanku
Yang selalu mengulurkan
tangannya
Untuk menggenggam erat semua
masalahku
Yang selalu mempersiapkan
lututnya
Untuk menopang dalam jatuhku
Yang selalu berusaha melukis
Senyuman indah di wajahku
Yang selalu memberi pelangi
Untuk mewarnai hari-hariku
Yang selalu berucap manis
Tanpa mengeluarkan kata pahit
Tak pernah kuharapkan sesosok
yang sempurna
Karena dengannya hidupku menjadi
sempurna Tuhan...
Aku yang selalu dihadapkan pada
hayalan
Aku yang selalu didatangkan janji
kepalsuan
Dan aku yang selalu disandingkan
sebuah harapan
Yang akhirnya selalu mempertemukanku dengan pedihnya kekecewaan
Waktu yang terus berputar
Tak pernah henti untuk
mengingatkan
Bahkan tak pernah lelah memberi
tahu
Tentang diriku yang kini menua
dan tak muda lagi
Cemoohan,bullyan dan hinaan
Semua kuterima dengan senyuman
Semua kesimpan sebagai penguat
Rapuhnya kesabaran hati
Sesekali terkadang lelah
menghampiri
Membuatku ingin mengakhiri
Sebuah pedih yang tak kunjung
henti
Yang selalu membuatku tersakiti
Ingin sekali kupejamkan mata ini
Tanpa harus aku melihat kenyataan
ini
Dan ingin sekali rasanya ku
berlari
Melewati jeda panjang penantian
ini
Sekuat apapun hati Untuk bersabar
Pasti akan ku temukan titik akhir
lelahku ini
Dimana yang ku inginkan hanyalah
dia
Untuk memberi ku kehidupan
kembali
Seni yang indah dalam penantian
adalah berdoa
Hanyalah dengan doa yg bisa
membawanya untukku
Dan aku yang tengah memantaskan diri untuk bersanding dengan nya
Hingga akhirnya waktu
itu tiba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar